Sukses

3 Tempat Wisata yang Konon Bikin Putus Cinta, Salah Satunya Berbatasan dengan Jawa Tengah

Liputan6.com, Semarang- Ada tiga tempat wisata di Yogyakarta, yang salah satunya berbatasan dengan Jawa Tengah, yang tidak membuat semua pasangan kekasih berani datang ke sini. Alasannya, tiga tempat wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah ini menyimpan mitos bahwa setiap orang yang datang bersama pasangannya, hubungan mereka tidak akan langgeng alias bakal putus.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut tiga tempat wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang punya mitos bikin putus cinta.

1. Candi Prambanan

Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Jateng dan Yogyakarta ini terkenal dengan kisah Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang ini menyimpan mitos. Bagi pasangan yang belum menikah dan datang ke sini maka hubungannya akan kandas di tengah jalan.

Awal mula mitos ini beredar adalah pada zaman dulu banyak pasangan yang mau menikah berdoa dan memberi sesaji kepada patung Roro Jonggrang. Namun, ada pasangan yang justru gagal menikah setelah berdoa di sana.

Jadi, hal itu dianggap sebagai mitos yang dipercaya sampai sekarang bahwa pasangan yang belum menikah bisa putus bila nekat berkunjung ke candi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Pantai Selatan

2. Pantai Parangtritis

Pantai yang terkenal ini kabarnya merupakan wilayah kekuasaan Nyi Roro Kidul. Selain dilarang memakai baju warna hijau di pantai ini, ternyata pasangan kekasih juga dilarang mengunjungi pantai yang indah dan luas ini.

Kabarnya, pasangan kekasih yang bermain di pantai ini akan segera putus setelah mengunjunginya. Mitos ini tak berhenti di Parangtritis saja, konon mitos ini berlaku di sepanjang pantai laut selatan.

3. Alun-alun Kidul

Pohon beringin di Alun-Alun Kidul yang terkenal akan tradisi masangin ini juga penuh dengan mitos. Jika setiap orang dengan mata tertutup bisa berjalan melewati kedua pohon beringin ini, maka orang tersebut memiliki hati yang bersih. Uniknya cukup sulit untuk melakukan hal itu di sini.

Konon cerita, awalnya tantangan melewati pohon beringin ini datang dari putri Sri Sultan Hamengku Buwono I yang ingin dipinang oleh seorang pria. Karena kurang menyukai pria tersebut, putri sultan kemudian memberikan tantangan untuk melewati pohon beringin ini, sehingga pria tersebut gagal meminang putri.

 

(Tifani)