Sukses

Jangan Bingung, Begini Cara Menyimpan Pisang Agar Tetap Segar di Rumah

Liputan6.com, Semarang Pisang memang salah satu buah dengan kandungan nutrisi yang sangat banyak. Tapi sebagian orang mungkin kebingungan dengan cara menyimpan pisang supaya tetap segar untuk dikonsumsi.

Sebagai buah dengan kandungan nutrisi yang banyak, pisang memang jadi buah yang paling mudah ditemukan. Terlebih, harganya pun cukup terjangkau jika dibandingkan dengan beberapa jenis buah lainnya.

Melansir Live Science, seorang ahli gizi dari San Diego, Laura Flores mengatakan, pisang kaya akan kalium dan pektin, salah satu bentuk serat. Selain itu, pisang juga mengandung magnesium, vitamin C, dan vitamin B6, yang tentunya baik untuk kesehatan.

Banyak manfaat yang didapat dengan mengkonsumsi pisang secara rutin. Di antaranya, mengurangi pembengkakan, melindungi dari diabetes tipe 2, membantu penurunan berat badan, memperkuat sistem saraf dan membantu produksi sel darah putih.

Selain itu, pisang juga kaya akan antioksidan, yang dapat memberikan perlindungan dari radikal bebas. Namun, buah yang satu ini juga menjadi buah yang cepat mengalami perubahan warna. Dari hijau ke kuning, dari kuning kecoklatan atau hitam.

Saking cepatnya pisang berubah warna, kadang membuat kita kebingungan dengan cara menyimpannya agar pisang tetap segar saat dikonsumsi. Jangan bingung dulu, karena menangani pisang bisa dilakukan dengan beberapa langkah sederhana.

Berikut adalah beberapa cara menyimpan pisang.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 5 halaman

Jangan Simpan Pisang Mentah di Kulkas

Memasukkannya ke kulkas bisa menjadi cara menyimpan pisang selanjutnya. Dengan catatan, pisang bisa dimasukkan ke kulkas ketika sudah muncul bintik hitam pada kulitnya. Bintik hitam ini menandakan, pati telah berubah menjadi gula.

Memasukkan pisang yang sudah matang ke dalam kulkas sebenarnya tetap akan membuat warna kulitnya berubah menghitam, tapi perubahan warna daging pisangnya relatif sedikit. Daging tetap akan terlihat segar untuk dimakan.

3 dari 5 halaman

Masukan dalam Freezer

Cara menyimpan pisang juga bisa dilakukan di freezer. Namun, sebelum memasukkannya ke freezer, sebaiknya pisang yang sudah matang dikupas terlebih dahulu. Kemudian potong pisang menjadi beberapa bagian dan masukkan ke dalam wadah kedap udara.

Pisang yang membeku bisa digunakan lebih mudah untuk membuat smoothie. Selain itu, pisang yang dicairkan dari proses pembekuan lebih baik diolah untuk dijadikan pie atau pancake ketimbang dimakan langsung, karena proses pembekuan dapat merusak struktur selnya.

4 dari 5 halaman

Gunakan Air Lemon atau Air Nanas

Cara menyimpan pisang lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan perasan air jeruk lemon. Namun pastikan untuk mengupas seluruh kulit pisang dan beri perasan air jeruk lemon. Setelah itu, masukkan dalam wadah kedap udara untuk dimasukkan ke kulkas.

Yang perlu diingat, jangan merendam pisang yang sudah dikupas dalam jeruk atau air jeruk lemon terlalu lama karena cenderung lembek dalam jangka panjang.

Selain menggunakan air jeruk lemon, kamu juga bisa menggunakan perasan buah nanah untuk menyimpan pisang.

5 dari 5 halaman

Asam Askorbat

Asam askorbat juga bisa membuat pisang tetap segar, paling tidak selama 24 jam. Asam askorbat memiliki fungsi yang sama dengan jus lemon atau jus nanas.

Cara menyimpan pisang dengan asam askorbat adalah, lapisi pisang yang sudah dikupas dan diiris dengan asam askorbat, dinginkan dalam wadah kedap udara.

Itulah cara menyimpan pisang agar tetap terlihat segar saat dikonsumsi. Tapi sebaiknya pisang di dalam kulkas tidak disimpan selama lebih dari 48 jam karena akan membuat rasanya tidak enak.

Selain itu, meski warnanya menghitam pisang sebenarnya tetap bisa dikonsumsi dengan cara mengolahnya menjadi cake atau pancake.

Penulis Mega Dwi Anggraeni