Sukses

Prediksi Cuaca Mingguan Jateng Periode 10-16 Mei 2022, Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrem

Liputan6.com, Semarang – Berdasarkan pengolahan data periode 30 tahun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membagi wilayah Indonesia menjadi 342 Zona Musim (ZOM). Rinciannya, Sumatra 54 ZOM, Jawa 150 ZOM, Bali 15 ZOM, Nusa Tenggara Barat 21 ZOM, Nusa Tenggara Timur 23 ZOM, Kalimantan 22 ZOM, Sulawesi 42 ZOM, Kepulauan Maluku 9 ZOM, dan Papua 6 ZOM.

Menurut buku Prakiraan Musim Kemarau terbaru yang dirilis BMKG pada Maret 2022, awal musim kemarau 2022 di sebagian besar wilayah Indonesia yakni seluas 835.859,9 km persegi diperkirakan terjadi pada bulan Juni dan Juli 2022. Sedangkan bulan Mei 2022 terdapat 78 ZOM (22,8 persen dari total 342 ZOM) yang mengawali musim kemarau.

Spesifik di Pulau Jawa, BMKG memperkirakan awal musim kemarau 2022 berkisar pada bulan April dan Mei 2022. Rinciannya disajikan per 10 hari (dasarian). Pada Maret 2022 dasarian II – III sebanyak 6 ZOM, April 2022 dasarian I – III sebanyak 52 ZOM, Mei 2022 dasarian I – III sebanyak 52 ZOM, Juni 2022 dasarian I – III sebanyak 33 ZOM, dan Juli 2022 dasarian I – II sebanyak 7 ZOM.

Sementara puncak musim kemarau 2022 di 150 ZOM Pulau Jawa umumnya diperkirakan terjadi pada kisaran bulan Agustus 2022. Rinciannya, pada bulan Juli 2022 sebanyak 22 ZOM, Agustus 2022 sebanyak 108 ZOM, dan September 2022 sebanyak 20 ZOM.

 

 

2 dari 2 halaman

Prakiraan Cuaca Mingguan

Dalam rilis prospek cuaca mingguan BMKG periode 10–16 Mei 2022, Jateng diperkirakan jadi salah satu wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. BMKG menyatakan perkiraan itu berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model.

"Kondisi cuaca diprakirakan akan cenderung berawan untuk sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat. Namun potensi hujan sedang-lebat masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah," tulis BMKG, dikutip dari situs resmi bmkg.go.id.

Selain itu, Jateng termasuk wilayah yang mendapat peringatan dini BMKG selama berturut-turut 10-16 Mei 2022.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan," bunyi peringatan dini BMKG.