Sukses

Lantik Rektor Unsoed, Ini Pesan Mas Menteri untuk Prof Akhmad Sodiq

Liputan6.com, Jakarta - Senyum sudah mengembang ketika masuk ke gedung pelantikan di kompleks Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Sempat terlihat tegang, wajahnya menjadi serius ketika mengucapkan sumpah jabatan sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Gestur dan wajah kembali semringah ketika beliau mendapat ucapan selamat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim. Senyum beliau tak terlihat ketika merekatkan kedua telapak tangan di depan kala menyambung Mas Menteri, maklum mengenakan masker.

Kebahagiaan bercampur aura penuh tanggung jawab bisa tersirat dari ekspresi bagian wajah yang terlihat, juga sikap optimis yang tinggi dari sorot mata. Itulah sekilas dari apa yang terlihat ketika Prof Akhmad Sodiq dilantik Nadiem Makarim sebagai Rektor Unsoed periode 2022-2026.

Prof Akhmad Sodiq resmi menjabat Rektor Unsoed periode 2022-2026 setelah dilantik Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Selain Prof Akhmad Sodiq, Nadiem juga melantik Rektor Universitas Siliwangi, Nundang Busaeri.

Secara khusus, Nadiem memberikan 'wejangan' serta harapan terhadap dua rektor baru, termasuk Prof Akhmad Sodiq. Ia ingin Rektor Unsoed yang baru, Prof Akhmad Sodiq, bisa menciptakan iklim belajar yang semakin kondusif, apalagi di tengah persaingan seperti sekarang.

 

2 dari 2 halaman

Pesan Lain

Nadiem juga mengharapkan, seluruh aktivitas akademik di lingkungan Unsoed aman dari segala bentuk kekerasan. "Serta memerdekakan mahasiswa dalam mengembangkan potensinya. Berikan hak kepada mahasiswa kita untuk belajar di luar kampus, agar ketika lulus, mereka siap menghadapi berbagai macam tantangan," tegas Nadiem.

Setelah prosesi pelantikan, Prof Akhmad Sodiq mengucapkan terima kasih kepada para kolega sahabat dan alumni atas atensi serta doa. Ia berharap bisa memimpin Unsoed, yang nantinya lebih berkontribusi dalam menyiapkan SDM unggul.

"Selain itu juga bisa mengembangkan iptek berbasis sumber daya pedesaan dan kearifan lokal. Mohon dukungan semua pihak untuk akselerasi Unsped Merdeka Maju Mendunia,” kata Prof Akhmad Sodiq.

Prof. Akhmad Sodiq merupakan alumni Fakultas Peternakan Unsoed angkatan 1987. Ia pernah menjadi dekan termuda Fapet Unsoed pada saat dilantik saat itu, yakni berusia 41 tahun. Prof. Akhmad Sodiq menjadi dekan dalam dua periode, yakni 2010 - 2017.

Pria kelahiran Batang, 28 Januari 1969 ini dikenal memiliki aktivitas sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Pada saat menjabat sebagai Dekan Fapet Unsoed, Prof Akhmad Sodiq sempat menjadi Ketua Tim Pendiri Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto.

Ketika kampus tersebut mendapat izin operasional pada tahun 2016, Prof. Akhmad Sodiq menjadi Rektor UNU yang pertama. Kini, harapan semua civitas akademika sampai alumni untuk melihat Unsoed yang lebih maju serta modern ada di tangan pria berusia 53 tahun ini.