Sukses

Menunggu Gebrakan Saudagar Muslim Bangkitkan Ekonomi di Wonosobo

Liputan6.com, Wonosobo - Pandemi Covid-19 yang terjadi selama kurang lebih dua tahun berimbas pada banyak perubahan yang terjadi di kehidupan manusia. Selain kesehatan, dampak negatif yang dirasakan masyarakat adalah keterpurukan ekonomi.

Lesunya perekonomian ini dialami oleh nyaris semua negara di dunia. Pegawai kehilangan pekerjaan, pengusaha banyak gulung tikar.

Menurunnya angka Covid-19 tak serta-merta membuat ekonomi bangkit. Butuh kerja keras dan kerja sama seluruh pihak agar ekonomi kembali membaik. Salah satunya melalui wirausaha yang dilakukan oleh para saudagar muslim.

Seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Wonosobo saat ini tengah berupaya membangkitkan geliat perekonomian usai pandemi. Karena itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengajak pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) untuk berkolaborasi dengan pemerintah menggairahkan wirausaha untuk menggenjot

Bupati minta seluruh elemen masyarakat Wonosobo untuk turut menjadi mitra pemerintah yang bersedia memberikan dukungan dalam bentuk apapun.

“Sesuai kemampuan, kompetensi, dan bidang yang digeluti, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Afif, saat halal bihalal bersama ICMI, MUI, ulama dan umaro sekaligus pengukuhan pengurus ISMI Kabupaten Wonosobo masa Bhakti 2022-2027, di Pendopo Bupati, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (26/5/2022).

 

Simak Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

Membuka Lapangan Kerja

Afif juga berharap agar ISMI menjadi wadah bagi pengusaha muslim di Wonosobo, mampu membangkitkan gairah kewirausahaan di tengah masyarakat, sehingga dapat berkontribusi terhadap bangkitnya perekonomian daerah.

"Mudah-mudahan ISMI Kabupaten Wonosobo mampu menjadi wadah bagi seluruh pengusaha muslim di Wonosobo, dan mampu membangkitkan gairah kewirausahaan masyarakat, dan berkontribusi untuk bangkitnya ekonomi kita,” ucap dia.

“Terutama dalam situasi saat ini, dimana kita semua tengah berupaya membangkitkan geliat perekonomian daerah, setelah Pandemi Covid-19 berkepanjangan yang berakibat buruk pada pertumbuhan ekonomi kita,” lanjutnya.

Menurut Afif, sebagai wadah pengusaha muslim, sudah sepatutnya ISMI menjadi tokoh sentral, dalam pembangkitan perekonomian pasca-pandemi.

Hendaknya mampu menunjukkan konsep ekonomi Islam, sebagai perwujudan Islam yang rahmatan lil alamin, dalam konteks kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

"Dalam hal ini, tidak berlebihan kiranya jika saya berharap ISMI mampu menunjukkan peran aktif, yang didasari oleh analisis yang tajam atas data akurat dan situasi terkini, sehingga terwujud strategi yang aplikatif dan tepat sasaran dalam membangkitkan perekonomian Wonosobo,” ujar Afif.

Tim Rembulan