Sukses

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat, Simak Hadis Rasulullah SAW Ini

Liputan6.com, Semarang - Pada hari Jumat ada banyak amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh umat Islam, salah satunya adalah membaca surat Al-Kahfi. Al-Kahfi merupakan surat yang terdapat dalam Al-Qur’an. Surat yang berjumlah 110 ayat ini termasuk golongan surat Makiyah.

Pada dasarnya, surat Al-Kahfi dapat dibacakan pada hari apa saja. Namun, ada yang spesial jika dibacanya pada hari Jumat. 

Orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya yang menyinari di antara dua Jumat. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Al-Hakim.

من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين   

Artinya: Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat maka akan ada cahaya yang menyinarinya di antara dua Jumat.   

Mengutip NU Online, sabda Rasulullah SAW yang senada juga diriwayatkan oleh Ad-Darimi.

من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أضاء له من النور ما بينه وبين البيت العتيق    

Artinya: Barangsiapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada malam Jumat maka akan ada cahaya yang menyinarinya diantara dia dan Al-Bait Al-Atiq (Ka’bah).  

Dalam YouTube Tabayyun TV, Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, jika ingin mendapatkan cahaya antara dua Jumat, maka pada malam Jumat, pagi Jumat, siang Jumat, atau bahkan petang Jumat membaca surat Al-Kahfi.

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat, Allah berikan cahaya antara dua Jumat,” katanya.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

Terjaga Fitnah Dajjal

Pengasuh Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya mengutip salah satu sabda Rasulullah SAW bahwa barangsiapa yang menghafal 10 ayat pertama dari surat Al-Kahfi akan terjaga dari fitnahnya dajjal. 

“Dajjal itu fitnahnya dahsyat, mengerikan. Orang yang gak punya iman percaya betul. Wong dia menyeru ke langit, hei langit datangkan mendung turunkan hujan, langsung turun hujan. Bumi keluarkan padi, langsung tumbuh padi,” imbuh Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV.

Menurut Buya Yahya, umat Islam tidak perlu takut dengan dajjal seperti takut kepada harimau. Cara membentengi fitnah dajjal adalah dengan iman, dekat dengan Allah. Salah satu amalannya bisa dengan membaca surat Al-Kahfi hingga menghafalnya.

“Kalau Anda imannya benar akan jadi pasukan Imam Mahdi nanti. Pasti dikirim jadi pasukan Imam Mahdi. Sama dajjal juga demikian, sudahlah kita dekat dengan Allah, maka dajjal tidak akan memfitnah kita,” ujarnya.