Sukses

Tak Melulu Lumpia, Ini Sederet Julukan untuk Kota Semarang

Liputan6.com, Semarang - Kota Semarang dapat disebut sebagai jantung Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Salah satu kota metropolitan ini terkenal memiliki segudang cerita sejarah dan kebudayaan yang menarik.

Kota Semarang juga memilki banyak julukan unik,mulai dari kota lumpia hingga kota jamu. Julukan-julukan Kota Semarang tidak hanya berasal dari sejarah, kebudayaan dan ciri khas kotanya, tetapi juga dari citra Kota Semarang di mata nasional dan internasional.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut sederet julukan Kota Semarang, Jawa Tengah.

1. Kota Lumpia

Julukan kota lumpia berasal dari makanan khas yang paling populer khas Semarang. Julukan Kota Lumpia sudah berlaku sejak abad ke-18.

Makanan ini merupakan hasil akulturasi kebudayaan Tionghoa dan Jawa yang terbuat dari olahan rebung atau tunas bambu yang dimasak bersama daging, telur dan bumbu lalu digulung denga kulit terigu. Lumpia juga menjadi simbol toleransi antar suku bangsa di Semarang.

2. Kota Jamu

Semarang dijuluki sebagai Kota Jamu karena kota inilah tempat berdirinya perusahaan-perusahaan jamu raksasa Indonesia. Misalnya, Jamu Jago, Jamu Borobudur, dan Jamu Cap Nyonya Meneer.

Tradisi jamu-jamuan atau obat-obatan herbal sendiri telah mendarah daging di Semarang selayaknya kota-kota tua di Pulau Jawa lainnya.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Atlas

3. Kota Atlas

Julukan Atlas berasal dari singkatan slogan pemeliharaan lingkungan kota Semarang (Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat). Slogan ini berlaku sejak masa pemerintahan Muhammad Ismail, Gubernur Jawa Tengah periode 1983 - 1993.

4. Venetie van Java

Dalam bahasa Indonesia Venetie van Java memiliki arti "Venesia dari Jawa". Julukan ini diberikan oleh orang-orang Belanda karena kondisi geografis Semarang yang dilalui banyak sungai seperti Kota Venesia di Italia.

Seperti Kali Garang (Banjir Kanal Barat), Kali Pengkol, Kali Bringin, Sungai Plumbon, Sungai Karanganyar, Sungai Sringin, Sungai Cilandak, dan Sungai Ciangker. Kondisi tersebut ditambah dengan total 40 persen wilayah Kota Semarang berada di dataran rendah yang rawan banjir, sehingga dijuluki Semarang Ngisor (Semarang Bawah).

5. Port of Java

Kota Semarang mendapat julukan port of Java berdasarkan unsur historis. Letaknya yang berada di pesisir, menjadikan Semarang salah satu kota pelabuhan penting di Pulau Jawa selain Batavia (Jakarta) dan Surabaya.

Menurut catatan para penjelajah asal Portugis saat melakukan perjalanan ke timur, Pelabuhan Semarang menjadi tempat bertambahnya kapal-kapal dagang mancanegara. Terdapat kurang lebih 3 Junks (kapal bergaya Tiongkok) dan 5 Lanchars (kapal ringan dengan layar kecil dilengkapi dayung pendorong).